Showing posts with label Kasih Tertinggal di Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Kasih Tertinggal di Jakarta. Show all posts

Saturday, 2 August 2014

Kasih Tertinggal di Jakarta

Bahkan di jaman secanggih ini, saat jejaring sosial mampu mencari siapapun aku tak bisa juga menemukan jejaknya.  Seorang gadis berwajah oriental yang pernah ku temui di Jakarta dalam sebuah kesempatan. Sehari saja kebersamaanku dengannya tapi seperti semusim cinta yang bernuansa. Kebersamaan dalam putaran roda waktu yang terus berjalan hingga menghentikan semuanya, menghentikan kebersamaanku dengannya. Sayang langkahku terbatas saat itu hingga tak sanggup kuantar langkahnya sampai ke peraduan. Jabat tangan pun akhirnya menjadi penanda akhir cerita kita. Tatapan yang sayu mengiringi langkahku dan langkahnya menjauhi titik yang sebelumnya kita pijak bersama. Ini adalah sebuah kenangan indah yang mungkin akan sulit tergantikan.

Selvi, sebuah nama yang sampai saat ini masih terngiang-ngiang ditelingaku. Wajah putihnya seperti cahaya rembulan yang menerangi setiap malam. senyum manisnya seperti lukisan yang membuat mata tak mampu untuk terpejam.  Tutur katanya yang lembut seperti alunan dawai yang menyulap suasana seperti pada padang panjang yang dibalut orkestra. Rambutnya yang panjang dan tergerai seperti mahkota yang menambah sempurna setiap bagian dari dirinya. Selvi, sebuah sketsa berharga tentang bagaimana intuisi berbicara dan bagaimana cinta tak berdaya.